Responsive Advertisement

KPKAD minta Kejari usut proyek dinas PU

The final spritzer
Bandarlampung, (Antara Lampung) - Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah Lampung meminta Kejaksaan Negeri Bandarlampung muengusut proyek Dinas Pekerjaan Umum yang diduga bermasalah, terutama yang menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan.

"Setiap tahun realisasi sejumlah proyek PU selalu menjadi sorotan BPK, karena tidak sesuai dengan kontrak," kata Koordinator Presidium KPKAD Lampung Ginda Ansori, di Bandarlampung, Kamis.

Dia mengatakan, terkait temuan kelebihan pembayaran proyek yang setiap tahun menjadi masalah, dari temuan tersebut potensi kerugian keuangan daerah mencapai miliaran rupiah.

Ia melanjutkan, meskipun Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengklaim sejumlah rekanan sudah mengembalikan uang kelebihan pembayaran proyek ke kas daerah, bukan berarti masalah selesai.

"Sudah sepantasnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung mengusut dugaan korupsi di Dinas PU, apalagi sudah ada temuan BPK," kata dia.

Menurutnya, yang harus ditelaah adalah adanya dugaan kerjasama antara pihak rekanan dengan oknum pengawas di Dinas PU.

Ginda Asnsori melanjutkan, ketika proyek sudah selesai "provisional hand over" (PHO) berarti sudah melalui tahap pemeriksaan baik dari tingkat pengawas, PPTK, PPK hingga kepala dinas selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Ketika di tingkat internal dinas PU tidak ada masalah, kenapa selalu ada temuan oleh BPK bahkan setiap tahun. Artinya, ada konspirasi rekanan dengan PU," kata dia.

Atas dasar itu, sudah seharusnya kejaksaan dan kepolisian mengusut dugaan kerjasama antara PU dengan rekanan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Kota Bandarlampung I Putu Nurjana mengaku tidak mengetahui rekanan mana saja yang sudah mengembalikan uang kelebihan pembayaran proyek akibat tidak sesuai kontrak, ke kas daerah.

"Saya tidak tahu, coba tanyakan ke bapak Joko bagian keuangan PU. Dia lebih tahu soal teknis pengembalian uang itu," kata dia.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement