Responsive Advertisement

Soal Eva, Bakumham Golkar Bakal Ngadu Ke Polisi

162
Laporan : Vona/Fath/CJ
BANDARLAMPUNG – Ancaman Bakumham DPD Partai Golkar Kota Bandarlampung mengadukan Eva Dwiana yang tak lain istri Walikota Bandarlampung, Herman HN kepihak berwenang, agaknya bukan isapan jempol. Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Bandarlampung Ansori Wayka, S.H., M.H., memastikan laporan itu akan ditempuh.
Pasalnya apa yang disampaikan Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva, bukan hanya menyinggung pribadi, saudara Yuhadi, SH.I. Tapi lebih-lebih mengusik kader Partai Golkar khususnya di Kota Bandarlampung. Dimana sebagai ketua partai, Yuhadi identik dengan simbol partai. Karena itu sudah kewajiban setiap kader menegakkan dan menjaga nama baik marwah partai.
“Atas dasar ini, kami memastikan masalah ini akan diteruskan keranah hukum. Pada intinya, kita di internal partai serta hasil diskusi berbagai kalangan menilai apa yang disebutkan Bunda Eva dalam rekaman video yang viral dimasyarakat sudah menjurus penghancuran karakter serta pencemaran nama baik terhadap Ketua DPD Partai Golkar Bandarlampung, Yuhadi,” tutur Ansori.
Lantas kapan laporan ini akan disampaikan ? “Saat ini kami sedang menunggu waktu yang tepat, yang pasti hasil kajian diinternal, kami menilai ucapan yang dilontarkan Bunda Eva masuk kategori pencemaran nama baik dan pelanggaran UU Ite,” tegasnya.
Seperti diberitakan, Bakumham Partai Golkar melalui Ansori Wayka sebelumnya menegaskan pihaknya sedang mengkaji secara hukum konten atau isi video yang sedang viral itu. Sekaligus mengkaji tata bahasa kalimat yang dilontarkan Eva Dwiana di video tersebut.
“Tim hukum telah mencatat ada beberapa konten yang perlu kita kaji secara detail serta mendalam yakni diantaranya soal dugaan pelecehan kapasitas dalam hal bertausiah dan membaca doa serta tudingan biasanya bisa bagi-bagi duit waktu kampanye. Hal ini nampaknya dikaitkan dugaan money politik Pemilihan Gubernur Lampung yang sengketanya telah diputus Bawaslu,” kata Ansori.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement