Responsive Advertisement

Penembakan 3 Bandar Narkoba, GRANAT Lampung Himbau Kepolisian Sudah Sesuai SOP

By Tegar News (TEN|Stv) 12 Mei 2017, 17:38:10 WIBPeristiwa


Keterangan Gambar : Ilustrasi Narkoba.

Bandarlampung, TEGARNEWS.com - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) Kota Bandarlampung Ginda Ansori Wayka menghimbau agar aparat kepolisian dapat bertindak sesuai standard operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa Kapolda Lampung Sudjarno harus dapat membuktikan bahwa setiap tindakan aparatur kepolisian yang ada di Lampung sudah benar-benar sesuai dengan SOP yang berlaku sesuai dengan UU yang ada, khususnya terkait masalah tiga orang yang dinyatakan Kapolda Lampung sebagai bandar besar narkoba yang ditembak mati, Selasa (09/05/2017).
"Kapolda harus benar benar membuktikan bahwa tindakan anggotanya sudah sesuai SOP belum. Jangan sampai ada tersangka yang sudah menyerah tanpa melakukan perlawanan tetapi masih saja di tembak. Kalau memang mereka melawan baru bisa dilumpuhkan oleh aparat," terangnya, Jumat (12 Mei 2017).
Lebih lanjut dirinya mengatakan agar para masyarakat yang menjadi saksi penangkapan di TKP dapat memberi kesaksiannya dengan benar tanpa adanya kontroversi dari pihak manapun.
Juga pihak kepolisian jangan sampai merusak citra Polri hanya karna bekerja tidak sesuai SOP dan Undang-undang yang ada.
"Kita memang sepakat bahwa bandar besar Narkoba harus dihukum mati, tetapi perlu dibuktikan dulu, karna ada pengadilan. Setelah terbukti barulah hakim yang mengganjar dengan hukuman mati, jangan sampai anggota kepolisian yang melakukan tanpa proses hukum," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi penangkapan kepada tiga orang tersangka bandar narkoba yang di tembak hingga mati karna melawan saat diamankan.
Tetapi pihak keluarga korban mengatakan bahwa menurut keterangan saksi yang ada kejadian tidak seperti itu, korban dibawa terlebih dahulu ke mobil dalam keadaan hidup. (Agung)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement