Responsive Advertisement

Modus

DPD Granat Turun Tangan Atasi Persoalan Pelecehan Seksual UIN Raden Intan Lampung


DPD Granat Lampung, saat menggelar jumpa pers perihal kasus dugaan pelecehan seksual di UIN Raden Intan Lampung/TS/Suluh
BANDAR LAMPUNG – DPD Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika) Lampung siap memberikan pendampingan hukum terhadap korban yang mengalami dugaan pelecehan seksual. Perihal persoalan dugaan pelecehan seksual di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
“Granat akan mengawal persoalan ini dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Selain itu memberikan dukungan pemulihan psikologi korban,” ungkap Ketua DPD Granat Lampung Tony Eka Chandra, saat menggelar jumpa pers di Bandar Lampung, Rabu (23/1).
Ditempat yang sama, Ketua DPD Granat Kota Bandar Lampung, Ginda Ansori Wayka, mengaku memberikan catatan terhadap Polda Lampung yang kini tengah mendalami persoalan tersebut.
“Kita harap ini tuntas. Proses penyelesaian ini agar dilakukan secara komprehensif . Kita juga akan sampaikan kepada Polda sehingga tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” tambahnya.
Granat juga mendukung sikap Senator Lampung Andi Surya yang turut menyoroti persoalan tersebut.
“Terkait dengan soal ini kemudian pihak UIN juga harus melakukan pembenahan. Kelembagaan berbenah, siapa pun oknum dosen yang terlibat nantinya harus menerima sanksi,” kata Ginda Ansori.
“Polda dalam hal ini dapat dijalankan secara prosesdur hukum dan KUHAP  dan Perkap manjemen pendidikan,” katanya lagi.(TS)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement