Responsive Advertisement

LBH Cinta Kasih Desak Polda Lampung Usut Dugaan Sporadik Palsu Kades Tanjung Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ROMI RINANDO
tipikor Polda Lampung.
Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kantor Lembaga Bantuan Hukum Cinta Kasih meminta Kapolda Lampung  melanjutkan perkara  dugaan  pembuataan sporadik palsu yang dilakukan Kepala Desa Tanjung Sari Natar Lampung Selatan Robangi.
Pasalny,a kasus dengan nomor laporan LP/B-915/VIII/2017/Lpg/SPKT 20 Agustus 2017, hingga kini belum ada perkembangan. “Kita berharap dan minta  Kapolda Lampung  segera melanjutkan dan menindaklanjuti laporan kami yang sudah satu tahun lebih. Apalagi  karena ini menyangkut hak dan keadilan  klien kami,” kata  Gindha Ansori dan Thamaroni Usman,  dari Kantor LBH CK, Rabu 23 Januari 2019,  di Mapolda Lampung Rabu (23/1/2019).
Apalagi, menurut  Gindha, perkara perdata kliennya di Pengadilan Kalianda  dengan nomor: 7/Pdt.G/2018/PN.Kla, tanggal 30 Agustus 2018  telah berkekuatan hukum tetap (inkracht),  sehingga tidak ada alasan bagi Polda Lampung untuk mempetieskan perkara tersebut.
“Klien kami  Hafzul M Zen sangat dirugikan atas perbuatan Robangi yang membuat sporadik diatas tanah hak milik klien kami, makanya kami lapor Polda, sedangkan putusan perkara perdata  sudah inkracht,  dan menyatakan klien kami  pemilik  sah  atas  dua  bidang tanah seluas 40.000 M², dengan SHM  nomor  438 dan  441, di  Desa Tanjung Sari. Jadi tidak ada alasan polda tidak melanjutkan perkara ini,” jelas Gindha.
Gindha menjelaskan,  Robangi Kades Tanjung Sari Natar dilaporkan ke Polda Lampung, oleh beberapa pemilik sertifikat hak milik pada 20 Agustus 2017, dengan tuduhan pembuatan sporadik yang diduga palsu. Upaya ini diduga untuk menguasai lahan kliennya yang akan dibebaskan bagi proyek jalan tol  di Desa Tanjung Sari, Natar.
“Sporadik yang ditandatangani Robangi  terbit  tahun 2013, padahal  Robangi saat itu belum jadi Kades. Robangi jadi kades  tahun 2015, bahkan materai yang tertera di Sporadik tersebut cetakan tahun  2015, sedangkan  SHM klien kami itu tahun 2003,” ungkapnya
Kades Tanjung Sari Natar  Robangi yang dikonfirmasi melalui ponselnya tidak aktif. Namun sebelumnya  ia pernah membantah dan mengaku tidak mengetahui  apakah  sporadik tersebut merupakan sporadik yang tandataganinya  karena ia belum melihatnya.
“Saya belum tahu, saya  belum lihat sporadiknya, bisa saja tanda tangan itu palsu,” kata Robangi.
Direktur Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Bobby Marpaung mengatakan akan mengecek terlebih dahulu laporan tersebut. “kita akan cek dulu, karena itu sudah lama, pasti akan kita tindaklanjuti,” kata Bobby singkat. (rri)


Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul LBH Cinta Kasih Desak Polda Lampung Usut Dugaan Sporadik Palsu Kades Tanjung Sari, http://lampung.tribunnews.com/2019/01/23/lbh-cinta-kasih-desak-polda-lampung-usut-dugaan-sporadik-palsu-kades-tanjung-sari.
Penulis: Romi Rinando
Editor: soni

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement