Responsive Advertisement

Kejagung Diminta Granat Eksaminasi Dakwaan Ringan Kejaksaan terhadap Mukhlis Basri


INILAMPUNG.Com--Granat Kota Bandar Lampung meminta Kejaksaan Agung untuk mengeksaminasi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) M Syarif dkk yang ringan terhadap mantan Sekda Tanggamus Mukhlis Basri dan dua rekannya.
Alasan Ketua Granat Kota Bandar Lampung itu, dengan eksaminasi atau pemeriksaan ulang terhadap dakwaan kejaksaan, masyarakat dapat menjadi jelas dan bermanfaat untuk kepentingan hukum ke depan. Hal itu diungkapkan Gindha Ansori Wayka yang didampingi Ketua Granat Provinsi Lampung Tony Eka Chandra, serta para pengurus Granat Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung lainnya di RM Begadang Resto, Selasa (27/3/17), pukul 14.00. Granat Kota Bandar Lampung menyampaikan permintaan eksaminasi kepada Kejaksaan Agung RI via Jaksa Agung Muda lewat surat No.005/B/Granat/LPG/III/2017. Tiga utusan Granat Kota Bandar Lampung akan menyampaikan surat tersebut ke Kejagung di Jakarata Rabu (28/3/17). Granat Kota Bandar Lampung menyesalkan ringannya tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Mukhlis Basri dan kawan-kawani. JPU menuntut ringan Mukhlis Basri dan kawan-kawan hanya lima bulan penjara dan denda Rp10 juta. Padahal, dalam Pasal 62 UU No. 5 Tahun 1997, kata Gindha Ansori Wayka ancamannya bisa lima tahun penjara dan denda seratus juta rupiah terhadap orang yang membawa psikotropika. “Jaksa ternyata cuma menuntut lima bulan dan sepuluh juta rupiah,” katanya. Dengan tuntutan rendah terhadap Mukhlis dan dua rekannya, menurut Gindha Ansori Wayka, telahbmemicu stigma negatif terhadap penegakan hukum yang tidak mencerminkan semangat yang digaungkan oleh pemerintah itu sendiri. Pemerintah telah mencanangkan upaya pemberantasan narkoba dengan tahapan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ( P4GN ). Oleh karena itu, katanya, banyak pihak yang menduga bahwa JPU ikut terseret dalam arus putusan rendah Hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Tanjungkarang atas mantan Mukhlis Basri dan kawan-kawan. (ilc-4)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement