Responsive Advertisement

Gugatan Alzier Ditolak Pengadilan Negeri Bandar Lampung


Penasehat hukum tergugat, Ginda Ansori Wayka saat diwawancarai usai sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang Bandar Lampung, Jumat, 24 Agustus 2018 | Obbie Fernando/Saibumi.com
Saibumi.com, Bandar Lampung - Gugatan Kader Golkar terhadap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi terkait pemberhentiannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie ditolak oleh Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang Bandar Lampung, Jumat, 24 Agustus 2018.
Usai sidang tersebut, penasehat hukum Arinal Djunaidi, Ginda Ansori Wayka menjelaskan bahea gugagatan tersebut telah ditolak oleh Majelis Hakim.
"Ditolak lantaran tidak melampirkan keputusan Mahkamah Partai. Hakim juga menilai pemberhentian Alzier adalah perselisihan partai," ujar Ginda saat ditemui usai sidang.
Ia menambahkan, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang nomor 2 Tahun 2008 yang telah dirubah dengan Undang-Undang nomor 2 tahun 2012 tentang partai politik, Pasal 32 ayat (2) bahwa perselisihan partai politik diselsaikan di mahkamah partai. Sedangkan pada pasal 33 ayat (1) di selsaikan di pengadilan.
"Ternyata penggugat tidak bisa membuktikan, maka dari itu Majelis Hakim menyatakan tidak menerima atau menolak gugatan Alzier dalam hal ini diwakili Asep Yani dan Yur Aflah sebagai kader partai Golkar," jelasnya.
Atas putusan itu, pihak penggugat menyatakan pikir-pikir dan secara hukum masih di berikan kesempatan selama 14 hari untuk melanjutkan upaya hukum.
"Jika melakukan upaya hukum, maka akan langsung ke tingkat Kasasi. Kita juga pasti ikuti apa kelanjutanya nanti, walaupun kita sudah dinyatakan menang di tingkat pertama tetapi kemudian tidak mengikuti proses hukum selanjutnya. Bisa saja kita kehilangan hak," tutupnya.(*)
Laporan wartawan Saibumi.com Obbie Fernando 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement