Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Bandar Lampung Ginda Ansori menilai tes anti narkoba Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang digelar BNN, kurang greget.
Pasalnya, menurut dia, tes narkoba yang digelar hanya formalitas karena tidak mendetail.
“Seharusnya, tes narkoba itu perlu mendetail. Rambut dan kuku juga harus diperiksa,” ucap Ansori kepada Portallampung.co (15/1).
Namun dirinya berharap, ke depan penyelenggara Pilkada lebih memperhatikan hal ini. Sebab melihat maraknya kepala daerah yang terjerat kasus narkoba, bukan tak mungkin terjadi di Lampung.
“Lampung harus bebas narkoba. Jangan sampai kepala daerah yang sedang menjabat atau yang akan terpilih nantinya terjerumus ke dalam benda haram tersebut,” pungkasnya.(plp)