Responsive Advertisement

Puluhan Karyawan PT Hanjung Demo Tuntut Gaji Dibayarkan Penuh

0
190
INILAMPUNG.Com – Puluhan karyawan PT Hanjung Indonesia Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur dan DPRD Lampung, Rabu (11/10/2017).
Selain itu, masaa juga menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Disnaker Provinsi Lampung.
Dalam aksinya mereka mengadukan manajemen PT Hanjung karena upahnya hanya dibayarkan setengah. Selain itu PT Hanjung juga banyak persoalan hak hak tenaga kerja yang harus segera diselesaikan.
Perwakilan Tim 11 PT Hanjung Indonesia, Ari Joni AS mengungkapkan hampir selama satu tahun lebih PT Hanjung mengalami persoalan yakni terancam pailiti. Hingga saat ini proses pemailitan PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung sedang bergulir di Pengadilan Niaga di Jakarta.
“Terlepas dari proses pemailitan PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung, sejak satu tahun terakhir nasib karyawan sebanyak ± 150 (seratus lima puluh) orang keadaan atau nasibnya sangat memperihatinkan. Upah atau gaji dibayar setengah dan diduga ada yang tidak dibayar hingga hari ini,” kata Ari.
Dalam demo yang didampingi Lembaga Bantuan Hukum Cinta Kasih, mereka meminta pemerintah dan DPRD untuk turun tangan menyelesaikan persoalan upah buruh yang dibayarkan setengah oleh PT Hanjung.
“Kami menyatakan prihatin atas kondisi terancam pailitnya PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung karena seharusnya dengan kondisi pemerintahan yang bermotto bekerja, bekerja dan bekerja di bawah Kepemimpinan Bapak Jokowi selaku Presiden idealnya lapangan pekerjaan bertambah, bukan kemudian banyak perusahaan yang harus gulung tikar karena berbagai alasan,” ungkapnya.
Mereka juga mendesak Kapolda Lampung dan Bea Cukai untuk mengusut secara tuntas atas dugaan pemindahan aset perusahaan.
“Kami mendesak agar Kapolda Lampung dan Bea Cukai Bandar Lampung untuk mengusut tuntas dugaan pemindahan aset-aset perusahaan berupa alat-alat berat/mesin  dikeluarkan atas perintah pihak yang tidak diketahui sedangkan permasalahan PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung belum selesai sampai saat ini dan kami hak kami belum diselesaikan oleh pihak PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung,” jelasnya. (ril/ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement