Responsive Advertisement

Pemkot Bandar Lampung Didesak Cabut Izin Novotel

0
156
INILAMPUNG.Com – Ketua Granat Bandar Lampung, Ginda Ansori Wayka mendesak Pemkot Bandar Lampung mencabut izin operasional Hotel Novotel yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Garuntang.
Menurut Koordinator Presidium KPKAD, keberadaan hotel bintang 4 itu kerap kedapatan menjadi tempat penyalahgunaan narkoba maupun prostitusi.
“Jadi izin hotel Novotel Lampung itu harus di cabut. Dan Pemkot Bandar Lampung harus tegas itu,” katanya, Senin (18/9/2017).
Namun, lanjut Ansori, apakah selama ini Pemkot Bandar Lampung sudah mengeluarkan surat peringatan terhadap Hotel Novotel tersebut.
“Di Novotel ini kan sering kedapatan tamu yang menginap melakukan pesta narkoba dan prostitusi. Dan persoalannya apakah Pemkot Bandar Lampung sudah mengeluarkan teguran belum?,” ujarnya.
Anshori pun mengaku geram dengan Novotel yang seolah mempunyai “backing” di penegak hukum maupun Pemerintah sehingga sampai saat ini meski berulang kali menjadi TKP Narkoba tetap saja beroperasi seolah hotel yang menjadi tempay pesta narkoba dan prostitusi dibiarkan begitu saja.
“Harusnya bukan saja soal mereka yang tertangkap saja yang diproses hukumnya tapi termasuk juga tempat dimana peristiwa itu terjadi. harusnya Novotel diberikan teguran. Karena memang setiap proses perizinan itu tidak boleh menjadi tempat ajang prostitusi dan tindak kesusilaan lainnya,” tegasnya.
Oleh karenanya, lanjut Anshori, jika memang Pemerintah Kota punya komitmen memerangi narkoba dan prostitusi maka harus melayangkan teguran bahkan bisa sampai pencabutan izin. Anshori berpendapat penindakan yang dilakukan penegak hukum ialah inisiasi aparat penegak hukum saja dan bukan imbauan ataupun keinginan pihak hotel.
“Harus feedback, jadi peran pemerintah daerah harus berbanding lurus, kalau itu diduga ajang prostitusi dan narkoba ya cabut saja izinnya,” tandasnya.(*/ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement