Responsive Advertisement
Laporan Wartawan Tribun Lampung : Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mantan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad melaporkan Surino ke Polda Lampung terkait pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Surino terhadap dirinya yang dituduh menipu dan memalsukan dokumen sertifikat.
Musa Ahmad mengaku kedatangannya ke Polda untuk membuktikan apa yang dituduhkan Surino kepada dirinya tidak benar. Karena tiga sertifikat yang dahulunya milik Surino tersebut ia peroleh melalui proses lelang di bank dengan prosedur yang benar dan sesuai aturan.
“Saya ke sini untuk melaporkan Surino ke Polda, dengan tuduhan pencemaran nama baik. Karena apa yang dilakukan Surino itu membuat saya pribadi dan keluarga terganggu, karena saya mendapat sertifikat itu dari proses (KPKNL) (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang),” kata Musa saat jumpa pers di ruangan Graha Jurnalis Polda Lampung, Senin (13/3/2017)
Sebelumnya Surino warga Yukum Jaya, Lampung Tengah melaporkan Musa Ahmad ke Polda Lampung, Jumat (10/3/2017), dengan tuduhan pemalsuaan dokumen dan penipuan.
Surino mengaku dugaan pemalsuaan dokumen bermula tahun 2013, saat ia memiliki pinjaman uang di sebuah bank di Bandar Jaya. Namun karena pinjaman tidak sanggup ia lunasi, dan menunggak, ia pada 1 Juli 2013 meminta bantuan Musa Ahmad menutup pinjamnnya senilai Rp 225 juta.
“Saat itu saya ada pinjaman di bank, karena macet saya minta tolong Pak Musa bantu tutupin. Saya janji setelah sudah ada uang saya akan tebus sertifikat di Pak Musa, Pak Musa setuju, saat itu perjanjian hanya lisan,” kata Surino yang didampingi kuasa hukumnya Ginda Ansori, di ruang Graha Jurnalis Polda, Jumat (10/3/2017). (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement