Responsive Advertisement

KPKAD Desak Gubernur Copot Kepala dan Sekretaris RSUAM yang tak Beri Layanan Ambulans pada Ibu dan Mayat Anaknya

0
820
INILAMPUNG.Com – Komite Pemantau Korupsi Anggaran Daerah (KPKAD) mendesak Gubernur Lampung untuk mencopot Kepala dan Sekretaris Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUAM) dari jabatannya.
Koordinator KPKAD, Gindha Ansori mengatakan, pihak manajemen RSUAM telah melakukan pembiaran terhadap pasien asal Kotabumi Lampung Utara sembari menggendong mayat anaknya di dalam angkot jurusan Tanjungkarang – Rajabasa lantaran tidak diberi kemudahan.
“Untuk pak Gubernur Lampung, KPKAD mendesak agar mencopot jabatan kepala RSAM dan mencopot sekretarisnya karena kami pandang gagal dalam melayani masyarakat,” katanya, Rabu (20/9/2017).
Gindha Ansori menerangkan bahwa ada seorang ibu asal Kotabumi, Lampung Utara, terisak di dalam angkot jurusan Tanjungkarang-Rajabasa sembari menggendong mayat putrinya yang baru saja meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUAM) Bandar Lampung, Rabu (20/9/2017) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
“Tidak banyak keterangan yang bisa dikorek dari si ibu karena beliau sedang berduka dan terus menangis. Ia hanya bilang putrinya masih berumur 1 tahun, meninggal setelah operasi,” terangnya.
Dijelaskan Ansori, bahwa pihak pihak rumah sakit tidak bersedia mengantarkannya menggunakan ambulans, tanpa alasan yang jelas.
“Saya terpaksa menggendong sendiri jenazah putri kami dan pulang dengan angkutan umum karena pihak rumah sakit tidak bersedia mengantarkan dengan ambulans,” ujar ibu tersebut, menolak menyebutkan namanya.
Ibu itu menduga, kemungkinan dirinya tidak mendapat layanan ambulans karena sang putri hanya berobat menggunakan fasilitas BPJS.(ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement