Responsive Advertisement

Disnakertrans Lampung Didesak Panggil PT Hanjung Indonesia

0
151
Komisi V DPRD Provinsi Lampung menerima perwakilan karyawan PT Hanjung Indonesia. (ilc/dok)
INILAMPUNG.Com – Tidak puas mengadu ke Komisi V DPRD Lampung, puluhan karyawan mengadukan PT. Hanjung Indonesia ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung.
Dalam aduannya sebanyak 95 karyawan PT Hanjung yang dikuasakan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cinta Kasih itu, PT Hanjung tidak melaksanakan kewajibannya dengan memenuhi hak hak pekerja sebagaimana diatur dalam UU No 13 Tahun 2003.
Gindha Ansori Wayka dalam suratnya menjelaskan bahwa sejak  tanggal 02 Januari 2016 lalu, karyawan PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung telah dirumahkan dengan alasan perusahaan tidak berproduksi karena  pailit. Akibatnya gaji karyawan dipotong 50 persen. Bahkan sejak dua bulan terakhir para karyawan tidak sama sekali menerima gaji.
Selain itu, lanjut Ansori, PT Hanjung diduga telah melakukan pemindahan aset-aset perusahaan berupa alat-alat berat/mesin atas perintah pihak yang tidak diketahui sedangkan permasalahan PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung  belum memperoleh putusan resmi baik putusan dari PKPU maupun putusan dari Peradilan Niaga.
Oleh karena itu, pihaknya mendesak  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung untuk dapat memanggil PT Hanjung Indonesia untuk dimintai klarifikasinya atas penelantaran puluhan karyawan
 “Memanggil PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung untuk didengar keterangannya atas penelantaran pekerja/karyawan selama lebih dari 1 (satu) tahun dan mengambil langkah-langkah yang dibenarkan oleh hukum agar PT. Hanjung Indonesia Bandar Lampung segera menyelesaikan hak-hak pekerja yang menjadi tanggungjawabnya sebagaimana uraian angka 4 (empat) di atas sebelum dinyatakan PAILIT oleh PengadilanNiaga,” katanya, Selasa (17/10/2017).(wws/ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement