Responsive Advertisement

Mukhlis Basri Merasa Senang Setelah Menggunakan Pil Happy Five


Sekda Mukhlis Basri 
Majelis hakim menanyakan apa yang dirasakan Mukhlis usai menggunakan pil happy five di kamar hotel. "Bawaannya senang," jawab Mukhlis.
Hendry Pimpin Massa Granat
SEKITAR seratusan anggota Granat Kota Bandar Lampung melakukan aksi demo di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Selasa (21/2).
Aksi yang dipimpin Ketua Umum DPP Gerakan Anti Narkotika (Granat) Nasional, Hendry Yosodiningrat untuk menyoroti penegakan hukum masalah narkoba dan psikotrapika yang melibatkan pejabat di Lampung yang dinilai tidak adil dan tebang pilih.
Seratusan massa yang mengenakan pakaian hitam dengan ikat kepala putih melakukan longmarch dari Saburai menuju tiga lokasi yakni halaman Pemrov Lampung, Kejati, dan berakhir di PN Tanjung Karang.
Hendry menilai, ada yang salah dalam proses assesment terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika dan psikotrapika.
Karena selama ini, rehab masih dijadikan ajang transaksional bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba dan psikotrafika untuk terlepas dari jeratan pidana.
Anggota DPR RI ini pun menilai langkah BNN yang kerap memberikan assesment dengan keputusan rehab dinilai tidak tepat.
Karena yang berhak memutuskan adalah melalui keputusan pengadilan.
"Selama ini assesment yang dilakukan BNN melalui rehab, tidak tepat. Karena yang berhak memutuskan rehab itu pengadilan.
Hakimlah yang memutuskan. Selama ini praktiknya salah, sudah ditangkap, ada barangbukti, hasil urine positif, tapi direhab," tandasnya.
Aksi longmarch Granat Kota ini juga dihadiri sejumlah pengurus DPP Granat, Granat Lampung, dan Granat Kota, di antaranya Yusril Hakim, Sekretaris Granat Lampung Agus Bhakti Nungroho, PLh Granat Kota Ginda Ansori.(rri)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement