Responsive Advertisement
Panti pijat City Spa Lampung boleh buka asal jadi toko klontong Senin, 6 Juni 2016 19:40 Reporter : Angga Yudha Pratomo Merdeka.com - Panti pijat City Spa di Bandarlampung, Lampung, diminta segera ditutup setelah kalah di pengadilan. Pemkot Bandarlampung bisa mengizinkan tempat itu beroperasi asal alih fungsi. "City Spa tidak boleh dibuka lagi sampai selama saya menjabat sebagai Wali Kota Bandarlampung, kecuali adanya alih fungsi usaha apakah itu menjual klontongan atau beras," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN di Bandarlampung, Senin (6/6). "Dengan adanya putusan tersebut City Spa harus tutup tidak bisa beroperasi lagi," imbuhnya. Pemkot Bandarlampung menang dalam banding di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan. Berdasarkan surat amar putusan banding nomor :43/B/2016/PT.TUN-MDN dalam perkara antara Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kota Bandarlampung sebagai pihak tergugat/pembanding, melawan CV Suria Jaya atau yang dikenal City Spa yang merupakan sebuah badan hukum perdata yang beralamatkan di Jalan Diponegoro, Kupang Teba, Telukbetung Utara (TBU). Dia menjelaskan, bisa saja tempat kebugaran tersebut beroperasi kembali, asalkan diubah peruntukannya tidak tempat pijit lagi. Dalam surat tersebut, yakni menerima permohonan banding dari tergugat/pembanding. Kedua, membatalkan putusan PTUN Kota Bandarlampung nomor 29/G/2015/PTUN-BL, tanggal 17 Desember 2015, sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum lagi. "Dalam putusan itu disebutkan Pemkot Bandarlampung menang," tegasnya. Sementara itu, kuasa hukum City Spa, Ginda Anshori menyatakan pihaknya belum bisa membahas lebih lanjut terkait kekalahan gugatan. Sebab, belum ada koordinasi dari pemilik, yakni Hartato Lojaya. "Kami belum bisa membahas, karena belum ada tanggapan dari pemilik," kata dia. Untuk masalah penutupan, katanya, akan segera dibahas dan dikoordinasikan lagi dengan pemilik. "Kalau langkah ke depan, kami belum bisa bahas sebab kami harus rapat internal dulu," kata Ginda. [ang]

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement