Responsive Advertisement
KPKAD Akan Surati Kapolri, Ini Permasalahannya Gindha Ansori Wayka Bandarlampung- Komite Pemantau Kebijakan Anggaran Daerah(KPKAD) akan menyurati Kapolri Jendral Tito Karnavian terkait proses damainya kasus penganiayaan terhadap kader Partai Golkar oleh 3 orang anggota DPRD dan direhabnya 2 anggota DPRD Pesawaran atas kasus Narkoba karena dianggap pemakai. “Sejak naik Tipe A Polda Lampung tak menunjukkan arah penegakan hukum yang baik tetapi malah semakin suram,” ucap Koordinator KPKAD, Gindha Ansori Wayka dalam pesan tertulis, Kamis(12/01/2017). Menurutnya, sebagaimana kita ketahui, bahwa tidak ada satupun peraturan yang menghalalkan perbuatan pidana itu dapat dicabut dengan perdamaian para pihak karena proses perdamaian dan rehabilitasi itu. “Tidak menghentikan proses perkara yang sedang berlangsung,” ungkapnya. Ansori mengaku KPKAD bukan mainan siapa-siapa serta jangan pernah identikkan KPKAD dengan siapapun. “Apalagi suruhan senior manapun,” tukasnya. Diketahui, kasus kerusuhan yang terjadi di kantor DPD 1 Golkar Lampung yang mengakibatkan Ketua Satgas Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Lampung, Al Fasni Abdul Hamid dan beberapa satgas AMPG terluka, berujung dengan Perdamaian. Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan ‎Arinal Djunaidi sebagai ketua partai berlambang pohon Beringin Lampung akhirnya konflik tersebut berakhir. Al Fasmi Bima mencabut laporannya di Polda Lampung disaksikan wakil Ketua DPRD Lampung Ismet Roni yang juga politisi PG. Fasmi menyampaikan, keputusannya mencabut laporan demi menjaga nama baik partainya, sekaligus perintah DPP PG. “Sudah tidak ada persoalan lagi, ini (pencabutan laporan) memang perintah DPP demi partai,” ucapnya. Kasus Narkoba Kuasa hukum Rama Diansyah, Nurul Hidayat mengatakan kliennya dibebaskan dari ruang tahanan oleh penyidik Dirnarkoba untuk mejalani rawat jalan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung selama 6 Minggu. “Berdasarkan rekomendasi tim Assemen BNN Lampung, Dirnarkoba Polda dan Kejati Lampung,” ucapnya. Sebelumnya pada Selasa (03/01/2017) 2 anggota DPRD Pesawaran, Yudiyanto dan Rama Diansyah dibekuk aparat kartena diduga mengkonsumsi Narkoba. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement