Responsive Advertisement
FNBM Tuntut Penuntasan Persoalan Dugaan Salah Bayar Selasa, 11 Juni 2013 12:08 FNBM Tuntut Penuntasan Persoalan Dugaan Salah Bayar TRIBUN LAMPUNG/NOVAL ANDRIANSYAH pedemo Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Ratusan pedemo yang tergabung dalam 'Front Negeri Besar Menggugat' menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Lampung, hari ini. Aksi diikuti pedemo dari Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD), Pengabdian Putra Daerah Lampung (PPDL), Lembaga Advokasi Rakyat (Lakra), Lembaga Studi Advokasi Anggaran dan Pembangunan (LSAAP). Mereka menuntut penuntasan persoalan dugaan salah bayar atas pelepasan hak dan ganti kerugian tanah ulayat Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung seluas 4.650 hektare tahun 2006 oleh PT Bumi Madu Mandiri. Perusahaan kini baru merealisasikan seluas 2.325 hektare dan seluas 2.325 hektare dibayarkan kepada Marga Buay Pemuka Pangeran Ilir Negara Batin, yang notabene tidak memiliki hak dalam areal 4.650 ha (diduga PT BMM salah bayar). Koordinator aksi Antoniyus Cahyalana mengatakan, pendemo menuntut PT BMM mengembalikan tanah Ulayat Negeri Besar Way Kanan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement