Responsive Advertisement
SOAL PDAM, DPRD Berani? 13 OKTOBER 2016 Bandar Lampung (PeNa)-Perpanjangan masa jabatan Dirut PDAM Way Rilau, Azp Gusti Migo terus disoal, Ketua Presidium KPKAD, Anshori mengatakan disinyalir Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mempunyai kepentingan terselubung. Pelanggaran terhadap Permendagri nomor 02 tahun 2007 tentang organ dan kepegawaian PDAM serta Perda nomor 05 tahun 2013 menjadi dasar KPKAD untuk menyurati DPRD setempat dan meminta agar lembaga legislatif itu mengeluarkan rekomendasi kepada Dewan Pengawas dan Pemkot agar jabatan Dirut PDAM diberhentikan. “ Kemarin KPKAD sudah melayangkan surat ke DPRD Kota Bandar Lampung, kita tunggu saja apa lembaga wakil rakyat itu berani dan masih punya hati untuk merekomendasikan pemberhentian Dirut PDAM,”tegas Anshori, Kamis 13 Oktober 2016. Akademisi UBL ini menegaskan, Dirut PDAM tidak pantas dipertahankan, DPRD sejatinya cepat mengambil sikap karena selain ada dugaan pelanggaran regulasi kinerja Gusti Migo tidak layak dikatakan berprestasi jika melihat keluhan konsumen yang hamnpir setiap hari tidak mendapatkan air bersih dari perusahaan daerah tersebut. “ Yang menjadi pertanyaan bahwa kinerja soal air bersih saja bermasalah sehingga yang bersangkutan tak layak dipertahankan apabila merujuk pada Pasal 5 Ayat (5)pengangkatan kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan apabila direksi terbukti mampu meningkatkan kinerja pdam dan pelayanan kebutuhan air minum kepada masyarakat setiap tahun dan pasal 15 ayat (2) perda kota bandar lampung nomor 5 tahun 2013 yang menjelaskan pengangkatan kembali sebagaimana dimaksud pada huruf a apabila direksi mampu meningkatkan kinerja PDAM dan pelayanan kebutuhan air minum kepada masyarakat setiap tahun,” urainya.(BG)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement