Responsive Advertisement
Kasus Farizal, Polda Periksa Rekanan sebagai Saksi Lampung Post Kamis, 20 Oktober 2016 21:15 WIB BANDAR LAMPUNG -- Pascapenetapan Farizal Badri Zaini sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang proyek senilai Rp14 miliar, penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Lampung kembali memeriksa para rekanan yang menyetor uang. Kamis (20/10/2016), penyidik memeriksa Sangsang, salah satu rekanan yang ikut menyetor uang senilai Rp 3,5 miliar. Sangsang didampingi kuasa hukum Ginda Ansori diperiksa sebagai saksi. Ansori mengatakan pemeriksaan kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Menurut dia, kliennya dimintai keterangan seputar rekaman video di Hotel Nusantara, pada 20 Juni 2016 dan 27 Juni 2016. “Ini pemeriksaan ulang setelah Farizal ditetapkan tersangka. Pemeriksaan ini untuk memastikan keterangan sebelumnya tidak berubah. Pertanyaannya seputar siapa saja di dalam pertemuan itu, dan apa saja yang dibahas,” ujar Ansori di Graha Jurnalis Polda Lampung, kemarin. Sementara itu salah satu rekana yang mengaku menyetorkan uang membeberkan bahwa dia telah menyetor uang Rp3,5 miliar sebanyak tiga kali untuk setoran proyek tahun 2016 di Dinas PU Pemerintah Provinsi Lampung. Uang tersebut diserahkan masing-masing kepada Djoko Prihartanto dan Yosi Rizal. Pertama, pada 5 April 2016 sekitar pukul 16.00, menyerahkan uang kepada Djoko sebesar Rp1 miliar di rumah Indra Ismail, mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung, saat itu disaksikan Indra Ismail dan Eka Wahyuni, anak Sangsang. Selanjutnya pada 12 April 2016, sekitar pukul 16.30, Sangsang diminta Djoko menyerahkan uang Rp1,5 miliar kepada Yosi Rizal, anggota DPRD Lampung Fraksi PDIP Lampung, di rumah Yosi, Jalan Sultan Agung Gang Raden Saleh. Untuk yang ketiga kalinya pada 26 April 2016, Sangsang kembali menyerahkan uang Rp1 miliar kepada Djoko Prihartanto di seputaran basement kantor gubernur Lampung. “Tiga kali saya menyerahkan uang itu ada bukti kuitansi dan ditandatangani,” kata dia. Sangsang mengaku semua dana yang diserahkan tersebut untuk investasi jika nantinya ada pekerjaan paket proyek di Dinas PU Provinsi Lampung Tahun 2016, dia akan diberi pekerjaan itu. Sangsang mengaku percaya kepada Djoko Prihartanto dan Farizal karena keduanya merupakan PNS Pemprov Lampung dan punya jabatan. “Saya percaya karena pekerjaan mereka kan jelas, kantornya jelas, jabatan jelas, sudah pakai jengkol-jengkol di dadanya itu kan,” kata dia. Penulis : Deni Zulniyadi Editor : Isnovan Djamaludin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement