Responsive Advertisement
DPP Petir Advokasi Warga Penggarap Lahan di Wayhui By adip - Jumat, 16/09/2016 | 15:15 WIB Puluhan massa DPP Petir datang ke lokasi lahan sengketa di Desa Wayhui Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Foto: Ivander/radarlampung.co.id radarlampung.co.id – Tanah seluas 30 hektar yang masih jadi sengketa di Mahkamah Agung antara PT. Budi Tata Semesta dengan 35 pengarap lahan di Desa Wayhui Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, hingga kini belum ada penyelesaiannya. Sengketa itu mengundang DPP Petir Lampung dibawah pimpinan Endang Asnawi mendatangi lokasi, Jumat (16/9). Puluhan massa Petir sengaja datang ke lokasi lahan sengketa ini karena warga yang menggarap lahan tersebut sudah memberi kuasa kepada tim hukum DPP Petir sejak bulan september 2015. Jadi dengan surat kuasa dari 35 masyarakat pengarap lahan tersebut maka DPP Petir akan ikut bertangung jawab terhadap lahan tersebut sampai ada kepastian hukum yang jelas. Ketua DPP Petir Lampung Endang Asnawi meminta kepada seluruh pengarap lahan tersebut untuk aktivitas beraktifitas seperti biasa. “Bila ada ganguan dan intimigasi segera lapor ke tim hukum DPP Petir,” tegas dia. Ketua Tim Bidang Hukum Ansori mengatakan masyarakat ini sudah meminta bantuan kepada DPP Petir sampai adanya kepastian hukum. “Masyarakat ini kan meminta bantuan dari kami agar nantinya masyarakat dalam melakukan aktivitas seperti bertani ini tidak ada intimidasi dari perusahaan yang melakukan klaim kepemilikan atas tanah warga seluas 30 hektar ini,” ujarnya. (cw6/adi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement