Responsive Advertisement
BANDAR LAMPUNG / BERITA UTAMA / LASTED / SLIDER | By admin Published On: Jum, Sep 23rd, 2016 KPKAD: Reklamasi Way Lunik Kelalaian Pemkot BANDARLAMPUNG (PeNa)-Kasus reklamasi di Kota Bandar Lampung bukan hanya terjadi Bukit Kunyit yang pengelolaannya oleh PT.Teluk Wisata Lampung (TWL), Ketua Presidium Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Ansori mengungkapkan, PT.Sekar Kanaka Langgeng (SKL) yang melakukan kegiatan serupa di Way Lunik Kecamatan Panjang terindikasi menyalahi aturan dari nota kesepakatan yang dibuat sebelumnya. “ Masalah PT SKL ini sedang menjadi sengketa di pengadilan yang menjadi persoalannya titik koordinat pada awal melakukan reklamasi tidak jelas,”urai Ansori pada Diskusi Publik oleh KoPi Institute, Kamis 22 September 2016. Ia menjelaskan adanya persoalan itu diakibatkan kelalaian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung ketika melakukan penyusunan MoU dan Surat Keputusan (SK) yang tidak mengatur detil titik-titik koordinat di lokasi yang akan di reklamasi. Tidak jelasnya titik koordinat tersebut,sambung Ansori PT. SKL diduga melakukan perampasan hak terhadap tanah warga yang berada berdekatan dengan lokasi reklamsi perusahaahn tersebut. “ Apabila masyarakat dianggap menguasai tanah hasil reklamasi PT. SKL, artinya reklamasi ini gagal dan tak diurus. Objeknya saja tak dikuasai apalagi mau membayar pajaknya sehingga negara dan daerah. Dalam hal ini diduga dirugikan karena pemasukan pajak terkait reklamasi tidak ada,” terangnya. Ditambahkan Ginda, dalam konstruksi hukum yang dimaksud dengan PT. SKL di dalam MOU dan SK Walikota di atas adalah 20 hektar, apabila kurang dari 20 hektar yang kenyataannya hari ini hanya 9 hektar, maka bukan reklamasi PT. SKL sehingga terjadi wan prestasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung.(PeNa/BG)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement