Responsive Advertisement
15/8/2016, 8:30 Menipu Proyek, Karo Perekonomian Lampung Dilaporkan ke KPK INILAMPUNG.Com – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan setoran proyek yang melibatkan Kepala Biro Perekonomian Setda Pemprov Lampung, Farizal Badri Zaini dilaporkan korbannya Djoko Prihartanto ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diketahui setelah Ketua Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD), Gindha Ansori Wayka, dalam akun facebooknya mengunggah foto tanda buki penerimaan laporan/informasi dugaan tindak pidana korupsi dengan nomor agenda: 2016-08-000039 dan nomor informasi : 85298 yang diterbitkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (15/8/2016). Dalam statusnya di Facebook, Gindha menulis perlu adanya pengungkapan, agar kasus penipuan sebesar Rp.14 Miliardi Dinas Bina Marga Lampung itu harus didalami secara utuh. “Laporan di Polda hari ini dapat menjadi pintu masuk dugaan pengungkapan sengkarut laknat dugaan setoran paket di Provinsi Lampung,”tulis Gindha. Diketahui sebelumnya, Djoko Prihartanto (48), warga Bandar Lampung, mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Farizal, yang dibuktikan dengan laporannya ke Polda Lampung pada Selasa (2/8), Djoko melaporkan Farizal ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Lampung, dengan nomor laporan : LP/B-1009/VIII/2016/Lpg/SPKT tertanggal Selasa, 2 Agustus 2016 Kepala Biro Perekonomian Pemprov Lampung, Farizal Badri Zaini diduga telah melakukan penipuan atau penggelapan terhadap pelapor Djoko Prihartanto dan lainnya. Diketahui, kronologisnya pada Februari 2016, Farizal membujuk Djoko mencarikan investor untuk dijanjikan proyek pekerjaan di pemprov Lampung tahun anggaran 2016. Kemudian, Djoko menitipkan sejumlah uang dari investor ke Farizal. Namun proyek yang dijanjikan tersebut tak kunjung terealisasi, hingga akhirnya Djoko melaporkan Farizal ke Polda Lampung. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Zarialdi Membenarkan adanya laporan terkait dugaan penipuan suap proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Bahkan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan penipuan atau penggelapan suap proyek di Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Lampung. “Kami masih mendalami laporan terkait dugaan penipuan itu, jadi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, kita harus melakukan penyelidikan untuk mencari dan menemukan fakta atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan itu,”jelasnya. Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Pemprov Lampung Farizal Badri Zaini saat dihubungi melalui telepon seluler nomor 082158897xxx tidak ada jawaban. Bahkan nomor tersebut yang diketahui milik terlapor tidak terdaftar. (Taufik/ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement