Responsive Advertisement
City Spa Mulai Beroperasi, Pemkot Minta Tutup Kembali Senin, 11/07/2016 - 21:07:44 WIB TERKAIT: City Spa Mulai Beroperasi, Pemkot Minta Tutup Kembali LAMPUNGPAGI.COM--Meskipun pusat kebugaran City Spa telah ditutup dan Pemerintah Kota Bandarlampung telah mencabut izin-nya, nampaknya seusai lebaran ini, tempat pijat dan kebugaran khusus pria tersebut mulai beroperasi kembali. Berdasarkan pantuan di lokasi, City Spa yang sebelumnya pada bulan Ramdahan tidak beroperasi, kini kembali dibuka, terlihat beberapa mobil pengunjung parkir di halaman depan pintu masuknya, pun terdapat tulisan "Open". "Ya mas, city spa buka usai lebaran," ujar seorang karyawan City Spa di tempat tersebut. Menanggapi hal ini, Walikota Bandar Lampung Herman HN mengaku belum mengetahui jika City Spa beroperasi kembali, namun pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas untuk menutup tempat tersebut. "Harus tutup dong, jangan beroperasi," kata Herman, Senin (11/7) usai memimpin apel pagi. Dia menerangkan, penutupan City Spa itu harus dilakukan, karena sesuai dengan keputusan PTUN Medan. "Sehingga keputusannya ya harus ditutup," tegasnya. Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga menegaskan, dalam waktu dekat, tim penertiban akan ke lokasi untuk meminta tutup kembali tempat kebugaran City Spa tersebut. "Nanti saya akan perintahkan tim penertiban untuk menutup tempat tersebut," tandasnya. Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP) Bandar Lampung, Cik Raden yang menyatakan City Spa harusnya tidak beroperasi kembali. "Kan sudah ditutup, kalau seperti ini, biar masyarakat sendiri yang menilai," ungkapnya. Ia pun menyatakan, kedepannya tim penertiban pun akan melakukan tindakan tegas yakni penutupan. "Tetapi jangan saat ini, kan masih halal bil halal, kami akan koordinasikan dulu,"tandasnya. Terpisah, Kuasa Hukum City Spa, Ansori membenarkan City Spa buka seusai lebaran, menurutnya hal ini tidak menjadi masalah dan tidak melanggar hukum."Ya, city spa beroperasi, hal ini sah-sah saja dan tidak melanggar hukum,"kata Anshori. Dirinya menjelaskan, alasan City Spa beroperasi karena memang belum ada keputusan yang ingkrah dari kasasi, karena pihaknya sedang mengajukan upaya hukum pidana di PTUN."Kan upaya hukum masih dalam proses, jadi tidak berpangaruh dan melanggar," ungkapnya. Lebih lanjut ia menyatakan, Justru bisa jadi Pemkot nantinya melakukan pelanggaran, apabila kedepannya akan berusaha menertibkan dan mengesekusi City Spa agar ditutup."Silahkan mau bawa Tim Penertiban untuk tutup City Spa, bisa jadi Pemkot nanti melanggar hukum,"pungkasnya. (LPM-11/Altoni Arifin) Editor: DA Paramita

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement