Responsive Advertisement
City Spa Beroperasi Kembali. Herman HN: Itu Harus Tutup By: Redaksi 1On: 11 Juli 2016 City Spa Beroperasi Kembali. Herman HN: Itu Harus Tutup translampung.com – Perseteruan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dengan pemilik pusat kebugaran City Spa nampaknya akan terus berlanjut. Pasalnyan seusai lebaran, tempat pijat dan kebugaran khusus pria tersebut beroperasi kembali. Padahal, Pemkot Bandar Lampung telah mencabut izin operasi City Spa. Berdasarkan pantuan di lokasi, City Spa yang sebelumnya pada bulan Ramdahan tidak beroperasi, kini kembali di buka, terlihat beberapa mobil pengunjung parkir di halaman depan, pintu masuknya pun terdapa bacaan Open. “Ya mas, city spa buka usai lebaran,”ujar seorang karyawan City Spa. Menanggapi hal itu, Walikota Bandar Lampung Herman HN mengaku belum mengetahui City Spa beroperasi kembali, namun pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas untuk menutup tempat tersebut.“Harus tutup dong, jangan beroperasi,”kata Herman, Senin (11/7). Dirinya pun menerangkan, penutupan city spa itu harus dilakukan karena sesuai dengan keputusan PTUN Medan. “Sehingga keputusannya ya harus ditutup,”kata dia. Orang nomor satu di Kota Tapis berseri ini pun menegaskan, dalam waktu dekat tim penertiban akan ke lokasi untuk meminta tutup kembali City Spa. “Nanti saya akan perintahkan tim penertiban untuk menutup tempat tersebut,”tandasnya. Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP) Bandar Lampung, Cik Raden yang menyatakan City Spa harusnya tidak beroperasi kembali.“ Kan sudah ditutup, kalau seperti ini, biar masyarakat sendiri yang menilai,” ungkapnya. Ia pun menyatakan, kedepannya tim penertiban pun akan melakukan tindakan tegas yakni penutupan. “Tetapi jangan saat ini, kan masih halal bil halal, kami akan koordinasikan dulu,”tandasnya. Terpisah, Kuasa Hukum City Spa, Ansori membenarkan City Spa buka seusai lebaran, menurutnya hal ini tidak menjadi masalah dan tidak melanggar hukum.“Ya, city spa beroperasi, hal ini sah-sah saja dan tidak melanggar hukum,”kata Anshori. Dirinya menjelaskan, alasan City Spa beroperasi karena memang belum ada keputusan yang ingkrah dari kasasi, karena pihaknya sedang mengajukan upaya hukum pidana di PTUN.“kan upaya hukum masih dalam proses, jadi tidak berpangaruh dan melanggar,”ungkapnya. Lebih lanjut ia menyatakan, Justru bisa jadi Pemkot nantinya melakukan pelanggaran, apabila kedepannya akan berusaha menertibkan dan mengesekusi City Spa agar ditutup.“Silakan mau bawa Tim Penertiban untuk tutup city spa, bisa jadi Pemkot nanti melanggar hukum,” pungkasnya. (jefri)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement