Responsive Advertisement
City Spa Siapkan Perlawanan, Pemkot Siap Gusur By gueade - Rabu, 08/06/2016 | 21:07 WIB radarlampung.co.id – Pihak City Spa (CV Suria Jaya) menyiapkan upaya perlawanan atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan yang memenangkan Pemkot Bandarlampung. Keputusan PTTUN dinilai merugikan karena berarti City Spa harus menutup usahanya. Kuasa hukum City Spa, Gindha Ansori Wayka, menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan menggugat balik putusan itu. Apalagi, menurutnya, ada kasus pidana yang menjerat Kepala Banpol PP Cik Raden sebagai tersangka dugaan rekayasa penggerebekan City Spa yang memperkuat posisi kliennya. Bahwa, upaya menutup City Spa adalah sebuah skenario. Pihaknya terlebih dulu mempelajari amar putusan PTTUN yang menyatakan CV Suria Jaya atau biasa dikenal City Spa, tidak boleh beroperasi lagi sebagai tempat pijat di Bandarlampung. Merespons rencana banding itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN bergeming. Dia menegaskan tetap mengeksekusi City Spa sesuai keputusan PTTUN. “Sudah memutuskan kita yang menang. Biarin aja mereka mau ngapain. Nanti setelah Lebaran kita buat surat penutupan City Spa. Jelas terbukti bersalah ada unsur prostitusinya kok masih mau menggugat,” tantangnya. Sekadar diketahui, berdasarkan surat pemberitahuan amar putusan banding nomor 43/B/2016/PT.TUN-MDN, PTTUN Medan menyatakan menerima permohonan banding dari tergugat/pembanding. Pihak tergugat dalam hal ini adalah Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan kota (BPMP) Bandarlampung. Kedua, membatalkan putusan PTUN Bandarlampung nomor 29/G/2015/PTUN-BL tertanggal 17 Desember 2015 yang memenangkan City Spa, sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum lagi. (nan/ade)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement