Responsive Advertisement
Petir dan KPKAD Minta Pemkot Cabut Izin Reklamasi Pantai Senin, 7 Maret 2016 17:15 Laporan Wartawan Tribun Lampung Romi Rinando TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lembaga Swadaya Masyrakat Pasukan Elit Inti Rakyat Lampung (Petir dan Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung mencabut izin reklamasi pantai PT. Sekar Kanaka Langgeng. Pasalnya, reklamasi pantai itu telah menyimpang dari kerja sama yang ditandatangani pada 22 Februari 2003 dan bertentangan dengan SK Walikota No: 31/23/hk/2003 tanggal 24 Februari 2003. "Karena dalam MoU 20 hektare lahan reklamasi hanya 8 hektare, bahkan lahan itu juga bukan hasil menguruk, tapi menimbun di bibir pantai," kata Ketua Umum Petir Lampung Endang Asnawi, Senin (7/3/2016) Menurut Endang, pengembangan dan penataan ulang kawasan tepi pantai dalam wilayah Bandar Lampung awalnya diberikan kepada PT. SKL. Pertimbangannya SKL merupakan perusahaan swasta yang berperan dalam proses aktif pengembangan kawasan pantai Bandar Lampung, tepatnya di seputaran Way Kuala sampai dengan seputaran Way Lunik Kanan Kecamatan Panjang. Adapun masa pengelolaan berlangsung selama 50 tahun dan dapat diperpanjang selama 50 tahun.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement