Responsive Advertisement
Pengelolaan Dana Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Dinilai Tidak Transparan Gindha Ansori Wayka, Tim advokasi TKBM BANDARLAMPUNG- Kepala Bagian(Kabag) operasional Koperasi Tenaga Bongkar Muat(TKBM) Pelabuhan Panjang Bandarlampung, Edi Syah, membantah tudingan pihaknya mengambil hak para buruh TKBM. Dugaan 'mengkebiri'hak buruh dan menjadikan tenaga buruh seperti'Sapi Perah'. Ia juga dengan tegas mengatakan, lembaga yang di naunginya transparan soal pengelolaan dana koperasi TKBM. "Kita transparan kelola dana koperasi, ada auditor publik,"kata Edi, Minggu(21/02). Menurutnya semua tudingan miring yang disampaikan perwakilan TKBM itu tidak benar, terlebih kata dia, saat dilakukan audit pengelolaan dana kopersi telah melibatkan akuntan publik(swasta). "Itu enggak benar, ada transparansi dari kami yang disampaikan pada anggota, pembukuan kami enggak main-main ada persetujuan anggota,"ucap dia. Disinggung soal adanya dugaan dana iuran(potongan) tanpa persetujuan(kesepakatan) dengan anggota TKBM? Ia pun mengaku itu kebijakan yang dibuat lembaganya. "Itu kebijakan supervisi yang mengelola lapangan, supervisi dan pengelola, uang itu(potongan) untuk dibangunkan rumah(anggota TKBM), karena koperasi ada program rumah untuk hari tua"urainya. Edi mengaku, saat ini anggota yang tergabung di TKBM sebanyak ribuan yang telah mengantongi kartu TKBM dan mendapatkan hak yang sama. "Anggota kami ada 1000-an yang miliki kartu, dari data yang ada,"kata dia. Ia juga membantah tudingan hanya separuh anggota TKBM yang memgang kartu TKBM dan bergabung di dalam koperasi. "Salah itu(separuh pegang kartu) enggak ada, jadi kalo umur 55 anggota TKBM sudah pensiun, jadi dia enggak jadi anggota koperasi lagi,"ucap dia. Disinggung soal status tersangka yang disematkan pada ketua koperasi TKBM, Sainin Nurjaya?, ia enggan berkomentar lebih jauh. "Enggak jelas saya, kalo itu enggak ngerti saya, tanya ke penyidik polda," Kilahnya.(JBT).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement