Responsive Advertisement
Kasus City Spa, KPKAD Desak Polda Lampung Periksa Sekkot dan Asisten @inilampung Ansori INILAMPUNG.Com – Kordinator presidium Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Provinsi Lampung Ansori Gindha Wayka, mendesak pihak Polda Lampung memeriksa sejumlah pejabat yang diduga turut bertanggungjawab atas kasus rekayasa pengrebekan City Spa. “Kami meminta secara khusus kepada Bapak Kapolda Lampung agar pihak-pihak yang menerbitkan surat dalam penggerebekan dan penutupan City Spa turut diperiksa dan ikut ditetapkan tersangka,” tulis Ansori pada acount facebooknya, Kamis (3/3/2016). Pejabat yang dimaksud diantaranya adalah Sekretaris Kota (Sekkot) Badri Tamam, Asisten I Dedi Amrullah dan Kepala BPMP Syaprodi. Menurutnya, tindakan rekayasa penggrebekan City Spa yang dilakukan Kaban Pol PP Cik Raden terjadi karena adanya legitimasi dari ketiga pejabat tersebut. “Jadi secara tidak langsung mereka turut terlibat dan layak ditetapkan tersangka,” tegasnya. Masih kata dia, kalau tersangka lainnya ditangkap dan ditahan, seharusnya hukum itu adil dalam memperlakukan tersangka. “Perintah atasan yang disampaikan oleh Kasat Pol PP Cik Raden menjadi hal menarik untuk disikapi, minimal bisa menyeret Sekkot dan Asisten I, kalau walikotanya terlalu kuat untuk disentuh hukum,” demikian tulis Ansori Gindha Wayka. (Ferry Arsyad/ilc-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement