Responsive Advertisement
Bukit Umbul Duren Digaruk, Pengembang: No Komen! segan 2016-02-11 04:10:00 Koranpagi.co—Aktivitas penggerukan bukit Umbul Duren di Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur (TbT), Bandarlampung, telah menyita perhatian sejumlah elemen masyarakat. Walhi dan Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) terus konsisten menyoroti kegiatan yang menimbulkan dampak bencana untuk warga sekitar. Direktur Eksekutif Walhi Lampung Hendrawan mengaku segera melayangkan surat desakan penghentian aktivitas perusakan bukit Umbul Duren oleh pihak pengembang perumahan Emerial Hill Residences belakangan ini. Walhi juga segera turun ke lokasi bukit Umbul Duren untuk meninjau aktivitas pengerukan bukit tersebut. “Sebenarnya dari kemarin-kemarin kita telah menjadwalkan turun ke lokasi (Umbul Duren), tetapi waktu belum mendukung. Besok (Kamis, 11 Februari 2016) pagi kita janji ke sana. Apabila memang aktivitas ilegal dan tidak mengancam keselamatan warga sekitar, kita akan surati pemkot untuk menghentikannya,” jelasnya, Rabu (10/2). Jika tidak digubris, pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk menghentikan penggerukan bukit Umbul Duren. “Tentunya upaya hukum perlu ada analisis hukumnya juga, makanya kita akan memastikan lagi ke lokasi itu,” ujarnya. Hendrawan menyatakan kewenangan penghentian aktivitas perusakan bukti ada di tangan pemerintah kota. Dia menghimbau supaya pemerintah tidak melakukan pembiaran terhadap persoalan ini. “Jika sudah mengancam keselamatan warga sekitar, berarti pemerintah tidak tegas terkait hal itu (Penggerukan Umbul Duren). Karena ke depan pengembang lain akan mengikuti cara yang sama,” tandasnya. Sayangnya, pihak pengembang Emerial Hill Residences saat dikonfirmasi menolak untuk berbicara. “Saya no komen, terserah mau diapain,” singkatnya. (DIN/GAN)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement