Responsive Advertisement
Anshori : Sulpakar Jangan “Anak Tirikan” Pedagang Pasar Smep INILAMPUNG.Com – Koordinator Presidiun Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Ansori menyayangkan pernyataan Pj Walikota Bandarlampung, Sulpakar yang tidak meneruskan pembangunan pasar Smep yang hingga saat ini masih terbengkalai. Dalam pernyataannya, Pj Walikota Bandarlampung, Sulpakar menegaskan akan fokus pada pembangunan di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Tugu, Pasar Bambu Kuning, dan Pasar Panjang. Namun tidak untuk melanjutkan pembangunan Pasar Smep yang hingga saat ini terbengkalai. “Kebijakan itu harusnya komprehensif. Apa bedanya pasar Smep dengan Bambu Kuning, Tugu dan Pasar Panjang, masak dibiarkan begitu saja,” kata Anshori kepada inilampung.com menanggapi pernyataan Pj Walikota Bandarlampung, Sulpakar, Selasa 919/1/2016). Oleh karena itu, dirinya meminta, Pemerintah Kota Bandarlampung tidak menganaktirikan para pedagang yang berada di Kota Tapis Berseri ini. “Ini sangat membahayakan dan bisa berdampak buruk, kalau pola penangannya seperti itu. Namanya pemimpin itu dalam situasi apapun harus bisa menyelesaikan. Masak urusan Pasar Smep penyelesainnya di pemerintahan berikutnya,” ucap aktivis asal Negeri Besar, Waykanan itu. Dijelaskannya, bahwa persoalan pasar Smep telah terkatung katung lama dan belum juga diselesaikan oleh pengambil kebijakan. Apalagi, para pedagang sudah merugi banyak. Namun pembangunannya tidak diteruskan. (baca : Soal Pasar Smep, Pemkot Bandarlampung Lepas Tangan) “Namanya pemimpin itu tidak kesektarian atau kelompok tapi menyeluruh. Kewajiban seorang pemimpin membenahi semuanya. Nah itu baru pemimpin yang bener. Carikan solusi untuk kelanjutan pembangunan Pasar Smep,” tandasnya. Diketahui, Penjabat Walikota Bandarlampung, Sulpakar, Selasa (19/1) siang mendatangi dua pasar tradisional, yakni pasar Bambu Kuning dan Pasar Tugu. Kedatangan, mantan Kepala Dinas Pendidikan Lampung selatan itu untuk melihat beberapa permasalahan yang dihadapi para pedagang di dua pasar tersebut. Namun, saat ditanya terkait kelanjutan pembangunan Pasar Smep yang saat ini masih mangkrak, pihaknya terkesan lepas tangan. Pihaknya menegaskan, bila Pemkot sedang fokus pada pembangunan di tiga pasar lainnya yaitu Pasar Tugu, Pasar Bambu Kuning, dan Pasar Panjang. “Jangan bicarakan soal Smep dulu. Komitmen saya menyelesaikan pasar Tugu, Panjang dan Bambu Kuning. Kalau untuk yang lain nanti tunggu pemerintahan selanjutnya,” tandasnya. (il-2)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement