Responsive Advertisement
Penyelewengan DAK, Bidik Tersangka Baru Senin, 3 September 2012 — 18:22 WIB LAMPUNG (Pos Kota) – Kepolsian Polda Lampung terus melanjutkan penyidikan perkara kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) di dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara tahun 2010 senilai Rp. 43 miliar. Penyidikan perkara yang sempat tertunda karena cuti lebaran, kini dilanjutkan, dengan pemeriksaan para saksi dan tersangka. Penyidik Poldapun tengah membidik tersangka baru pada kasus yang telah menetapkan lima orang tersangka. Menurut Kabid Humas Polda Lampung, dalam minggu ini agenda pemeriksaan dilanjutkan, dengan memeriksa kembali para tersangka dan saksi. ” Soal tersangka baru, itu wewenang penyidik. Kalau cukup bukti bisa bertambah,” kata Sulistyaningsih, Senin (3/9). Perkara DAK Lampura hingga kini telah menetapkan lima tersangka,yakni Kadisdik Lampura Zulkarnain, Ketua Panitia Proyek Gunawan Fahmi, Bendahara Disdik Syahadat, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek pembangunan fisik Umar Muhtar, serta Solahudin PNS di Lampung Utara. Polda menetapkan, kelimanya tidak ditahan, namun dikenai wajib lapor. Tidak ditahanya para tersangka korupsi oleh Polda mendapat kecamanan Koordinator Presidium Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Ansori. Ansori menyayangkan, tidak ditahanya para tersangka oleh penyidik Polda, menurut dia, jangan hanya mempertimbangkan alasan subjektif, karena tersangka kooperatif, tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti serta mengulangi tindak pidana. (Koesma/dms)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement