Responsive Advertisement
KPKAD : Roling Pemprov Diduga Untuk Rencana Merampok Anggaran Bandar Lampung : Kepemimpinan pasangan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri selama setahun berjalan terus mendapat kritikan dari sejumlah kalangan. Ada ekspektasi yang besar duet ini mampu membawa Lampung dapat kompetitif dan sejajar dengan provinsi lain, namun hal itu jauh panggang dari api. Salah satu lembaga, Komite Pemantau Kebijakan Anggaran Daerah (KPKAD) menyoroti kepemimpinan pasangan terpaut jauh usia tersebut. Belum ada yang bias dibanggakan, meski dalam aal pencalonan sejumlah program dijual, meski laku tetapi program itu jalan di tempat. “ Salah satu indikatornya yakni pecah kongsi antara gubernur dan wakilnya, ini yang menjadi pemantik aal gagalnya pemerintahan di bawah kepemimpinan keduanya,” kata Ketua KPKAD, Ginda Ansori Wayka , Jum’at (05/06/2015). Imbas pecah kongsi ini menurut Ginda, berbuntut pada pelaksanaan program keduanya yang terkesan kaya ide namun miskin kreasi. Artinya kebanyakan teori namun dalam aplikasi nihil.” Tadinya besar harapan arga Lampung terhadap keduanya, tapi apa daya banyak kegiatan yang tidak bias dilaksanakan,” katanya. Ginda mencontohkan, kejadian tidak bias diaksesnya LPSE Lampung sebagai wadah untuk berlomba dan menawar pekerjaan pemerintah, justru macet. Sementara kata dia, bau busuk calo paket pekerjaan mengelilingi birokrasi. ” Paket pekerjaan yang harusnya sudah digelar akhirnya batal, ini dikarenakan mereka beralasan srver rusak. Janji janji untuk member dan melayani seolah hanyut dalam perseteruan gubernur dan wagub,” ujar Ginda. Pada akhirnya, lanjut Ginda, Pemerintahan di Provinsi Lampung seperti kehilangan nakhoda. Belum lagi persoalan roling pejabat yang diduga merupakan bagian dari strategi perampokan anggaran.” Ini bukan mengatur program, tetapi mengatur posisi orang-orang dengan muatan strategis untuk merencanakan perampokan anggaran,” pungkas Ginda. Redaksi-lampung today.com

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Responsive Advertisement